Minggu, 21 Oktober 2012

STRATEGI MENANGKAP PELUANG USAHA


BAB 1
PENDAHULUAN

1.1              Latar Belakang
Tuntutan zaman yang semakin komplek mewajibkan semua orang untuk semakin kreatif demi memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain hal diatas ketidakmampuan pemerintah menaggulangi pengganguran di indonesi menuntus masyarkatnya untuk lebih kreatif dan inovatis mampu membuat sebuah peluang kerja atau usaha demi memenuhi kebutuhan hidupnya. Salah satu caranya yaitu dengan berwirausaha keterangan di atas menunjuknak betapa pentingnya berwirausaha itu.
1.2              Identifikasi masalah
Berdasarkan uraian latar belakang masalah diatas penulis merumuskan identifikasi masalah bahwa dengan berwirausaha dapat menciptakan peluang kerja yang baru untuk memenuhi kebutuhan hidup namun cara-cara dan bagaimana mendapatkan peluang usaha juga perlu di ketahui sejak dini.

1.3              Tujuan
Dengan adanya pembahasan makalah ini yaitu strategi menagkap peluang usaha diharapkan pembaca tergugah hatinya untuk melakukan wirausaha ini.








BAB II
PEMBAHASAN
STRATEGI MENANGKAP PELUANG USAHA

A.     TANTANGAN BERWIRAUSAHA
a.       E-Commersce
Internet saat ini sudah umum digunakan oleh dunia usaha dalam rangka mencari informasi dagang, hubungan/kontak dagang secara internasional ke seluruh negara/dunia
Hmpir seluruh instansi pemerintah termasuk perwakilan Pemerintah Republik Indonesia di luar negeri, sudah menggunakan e-commerce untuk sarana promosi dan komunikasi
b.      Bussiness to Bussiness (B2B)
B2B artinya proses bisnis antara penjual dan penjual, atau produsen dengan produsen, atau produsen dengan grosir, pedagang, agen, dan sejenisnya yang dilakukan secara online
c.       Bussiness to Costumer (B2C)
B2C merupakan bagian dari e-commerce yang merupakan sarana untuk berinteraksi/melakukan aktivitas jual beli secara online
Beberapa pelayanan yang diberikan oleh B2C :
·         Memuat sampel produk serta informasi penting lainnya di internet
·         Transaksi pemesanan barang secara online
·         Transaksi pembayaran barang
·         Transaksi pengiriman barang
·         Memuat  berbagai informasi mutakhir berbagai produk atau jasa
·         Menginformasikan lokasi penjualan dan layanan
·         Memberikan layanan servise secara lengkap dan online
Tipe pelayanan B2C secara gars besar terbagi 3, yaitu:
1.      Auction Stores
Toko lelang internet sebagai tempat untuk memberikan pelayanan dalam bidang perdaganagan, misalnya untuk mengiklankan produk perusahaan
2.      Online Stores
Tempat untuk menjual dan membeli barang secara digital dengan memilih dan memesan barang melalui internet, tanpa harus bertatap muka langsung dengan penjual/pembeli
3.      Online Service
Layanan ini merupakan tempat untuk meminta informasi atau service lain dari perusahaan dengan cepat dan mudah
d.      Globalisasi
Ekonomi global mendorong munculnya berbagai peluang pasar ditingkat dunia bagi setiap wirausahawan
1.      Keuntungan Perdagangan Dunia
·         Perdagangan bebas telah dipercaya sebagai obat mujarab untuk menciptakan efisiensi dalam perdagangan
·         Produk murah dan bermutu akan menyingkirkan produk mahal dan kualitas rendah
·         Posisi tawar menawar antar negara akan mempunyai kekuatan yang sama
2.      Kerugian Perdagangan Dunia
·         Produsen Indonesia karena proteksi dari pemerintah, akan mendapatkan tekanan berat dalam perdagangan bebas
·         Pengusaha yang belum mampu bersaing dipasar internasional, akan kesulitan menghadapi pesaing dengan komoditas sama dari luar negeri
·         Ketidaksiapan produsen Indonesia dikhawatirkan akan mendominasinya produk asing di Indonesia
·         SDA negara brkembang khususnya Indonesia, akan terkuras habis oleh negara maju


B.          KESEMPATAN BERWIRAUSAHA
Yang dimaksud dengan kesempatan berwirausaha adalah :
·         Suatu nilai yang mampu menciptakan inovasi dalam pasar yang potensial
·         Suatu inovasi yang tepat waktu dan diinginkan yang mampu menciptakan nilai tambah bagi pembeli atau pengguna yang berminat

C.           MENILAI PELUANG UNTUK MEMBUKA USAHA BARU
Menurut Bygrave (1994), ada 3 komponen utama yang sebaiknya yang diteliti dan dievaluasi seseorang yang ingin sukses membuka usaha yang baru, yaitu :
a.       The opportunity (kesempatan)
b.      The enterpreneur (and the management team)
c.       The resources neededto start the company and make it grow.

D.           KEUNGGULAN KOMPETITIF BAGI PERUSAHAAN YANG BERKEWIRAUSAHAAN
Keunggulan itu dapat dicapai melalui :
a.       Fokus pada pelanggan
Kurangi birokrasi, puaskan pelanggan, tamgapi keluhan, jalin komunikasi dan lakukan survey kepuasan pelanggan secara rutin dan berkesinambungan, sebab semakin banyak pelanggan maka semakin banyaklah pendapata perusahaan
b.      Pencapaian kualitas
Kualitas memegang peranan penting dalam usaha, baik kualitas produk ataupun jasa, dan juga kualitas pelayanan
c.       Integritas dan tanggung jawab
Sebuah reputasi yang utuh dalam membangun jejaring pelanggan yang loyal/setia sangat diperlukan
d.      Inovasi dan kreativitas
UKM merupakan sumber yang menonjol sebagai sumber kreativitas
e.       Produksi rendah biaya
Bila produk atau jasa dapat dihasilkan dengan biaya minimum, maka perusahaan akan mampu bersaing disisi harga

E.            STRATEGI MENANGKAP PELUANG USAHA
Membuka usaha adlah sesuatu yang sangat beresiko dan penuh ketidakpastian, namun dibalik itu semua ada potensi yang menjanjikan bila usaha tersebut berhasil
Berikut ini poin poin yang harus kita hadapi bila usaha yang kita jalani menghadapi kemungkina akan untung ataupun rugi
a.       Pada saat usaha berpeluang untung
Keuntungan atau lba itu harus digunakan untuk menghasilkan keuntungan baru berikutnya
b.      Pada saat usaha berpeluang rugi
Saat usaha mengalami kegagalan /rugi, jangan sampai berputus asa, kegagalan harus dapat dijadikan sebagai pengalaman yang berharga, karena dari kesalahan tersebut kita dapat mempelajari bagaimana cara menghindari kegagalan berikutnya

F.            PENYEBAB UTAMA KEGAGALAN MENANGKAP PELUANG USAHA
1.      Dalam berusaha sering bersikap bagai buih sabun (semangat di awalnya saja) setelah itu mulai putus asa dan menyerah
2.      Dalam berusaha sering sekedar ikut-ikutan
3.      Kurang dedikasi atau tidak sepenuh hati menekuni bisnis yang sedang dirintis
4.      Perencanaan pengelolaan keuangan yang buruk
5.      Pengalaman manajemen yang minim
6.      Memilih lokasi awal uasah secara asal-asalan
7.      Mengendalikan bisnis kurang konsisten/tidak teliti
8.      Manajemen pitang tau penagihan yang tidak tegas
9.      Kurang meyakini bahwa bisnis tersebut akan berhasil

G.           KELEMAHAN YANG MENYEBABKAN KEGAGALAN SEBUAH USAHA
Kegagalan seseorang dalam berusaha sering kali disebabkan oleh hal-hal yang remeh, beberapa diantaranya :
1.      Kurang bijaksana
Dalam pengelolaan bisnis terutama dalam pengelolaan keuangan, tidak dapat mengelolanya secara bijaksana
2.      Kurang disiplin
Kurang disiplin dalam waktu, misalnya dalam menanggapi order pelanggan
3.      Kurang bermutu
Produk atau jasa serta layanan yang diberikan kepada konsumen tidak bermutu
4.      Kurang rapi
Rapi dalam perencanaan, pengelolaan,pengorganisasian, dan pengelolaan usaha
5.      Kurang tanggung jawab
Tanggung jawab ini terutama dalam menanggapi keluhan konsumen terhadap produk usaha yang mungkin kurang memuaskan
6.      Kurang teliti
Kurang teliti dalam pencarian atau pemilihan bahan baku produk, serta kurang teliti dalam pengawasan dan pembukuan usaha
7.      Kurang serius
Kurang serius dalam mengelola usaha
8.      Kurang jujur
Kurang jujur dengan konsumen, pemasok, ataupun kurang jujur kepada pemangku kepentingan
9.      Kurang beriman
Kurang meyakini bahwa bisnis yang sedang dijalani akan berhasil.


H.    STRATEGI MEMILIH PELUANG USAHA

1.      Pilihlah jenis usaha yang paling anda sukai(bermula adri hobi anda),seperti pendiri bisnis jamu/kosmetika mustika ratu,diawali dengan keterampilan sejak kecil sebagai putrid keratin.
2.      Sebaiknya jangan memilih bisnis yang telah besar walaupun kemampuan keuangan anda mungkin cukup memenuhi.
3.      Jangan memilih usaha yang musiman.lebih baikberusaha/berdagang kecil-kecilan,karena berusaha/berdagang kecil-kecilanakan memiliki peluang untuk berkembang
4.      Bisnis waralaba.bagi calon wirausahawanyang memiliki modal dapatmemilih bisnis wirausahadengan modal /system waralaba terutama memilih yang telah terbukti sukses dalam jamgka panjang dan bahkan tahan terhadap krisis moneter.
5.      Memilih usaha tanpa modal(modal ringan).


I.          UNSUR-UNSUR UTAMA BERWIRAUSAHA:

1.      Modal
Uang atu permodalan adalah unsure utama dan pertama,namun jangan dijadikan sebagai penghalang untukmemulai berwirausaha
2.      Lokasi
Untuk mendapatkan ikan yang besarkita harus menyediakan umpan dan alat pancing yang baik.(tempat harus mudah dikunjungi,dihubungi dan dicari, jangan pilih tempat usaha yang sulit dijangkau apalagi sulit dijangkau oleh kendaraan)
3.      Pelanggan.
Pelanggan adalah sumber pendapatan dan keuntungan,pelanggan yang puas bukan saja akan kembali lagi,melainkan akan membawa teman-teman atau sanak family yang diharapkan akan menjadi pelanggan –pelanggan baru.
4.      Rekan/mitra bisnis
Jika ingin mencari rekan bisnis ,carilah orang yang dipercaya(jujur).jika sekedar kawan dekat belum mejamin dia akan setia dan tidak akan menkianati  kawannya.kepercayaan,kejujuran dan kesetiaan adalah modal untuk menjaga mitra usaha.


J.         SIFAT-SIFAT YANG HARUS DIMILIKI OLEH SEORANG PEDAGANG / USAHAWAN SUKSES

1.      Berani
Keberanian adalah modal utama dalam berusaha,terutama berani dalam memutuskan untuk mengubah para digma bahwa setelah selesai kuliah  bukan menjadi pegawai/orang gajian,tetapi setelah lulus kuliah akan berani menjadi usahawan/berwirausaha.
2.      Jujur
Kejujuran merupakan mata uang yang akan laku dimana-mana,jujur kepada mitra/pemanku kepentingan usaha kita.
3.      Tekun
Ketekunan merupakan kesadaran dan sifat penting bagi seorang wirausaha,terutama tetap tekun pada saat bisnis mengalami guncangan.
4.      Ulet
Keuletan menjadi modal utama agar tetap tahan banting dan tahan dalam situasi dan kondisi apapun
5.      Sabar
Kesabaran sering menjadi penentu dalam keberlanjutan usaha,orang yang tidak sabar sering mendorong untuk berbuat yang tidak jujur kepada mitra usaha dengan tujuan untuk memperoleh pendapatan besar dalam jangka pendek.
6.      Tabah
Ketabahan menjadi sangat penting bagi seorang wirausahawan, terutama saat usahanya mengalami pasang surut
7.      Positif
Sikap dan berpikir positif akan mendorong dan memecu pengusaha untuk meningkatkan usahanya








BAB III

PENUTUP


A.    Kesimpulan
Tantangan dalam berwirausaha di era global diantaranya :
1.      E-commerce
2.      Bussiness to Bussiness (B2B)
3.      Bussiness to Costumer (B2C)
4.      Glabalisai
Seseorang yang ingin berwirusaha harus jeli menangkapa peluang yang ada, serta harus siap dengan segala resiko yang ada, baik resiko mendapatkan keuntungan, ataupun resiko menderita kerugian/kegagalan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar